Definisi Cinta yang Membuat Sebagian Orang Marah!

Mutiara Kata Cinta
Mungkin anda terkejut membaca judul di atas. Definisi cinta yang membuat sebagian orang marah. Apa ada definisi cinta yang membuat sebagian orang marah? Anda bertanya-tanya tentang hal ini? Jangan khawatir, saya akan memaparkan sebagai pertanggungjawaban cinta pada pengunjung.

Anda tahu ada lagu, yang kurang lebih ada kalimat, “Kalau cinta jangan marah”? Bila tahu, maka mungkin anda cukup paham maksud pembahasan yang akan saya jelaskan. Namun, lebih baik kita mengurai definisi cinta yang membuat orang marah.

Coba kita merenung, yang sering kita marahi itu siapa? Apakah saya harus memaksa anda untuk menjawab “pacar”? Saya rasa anda punya jawaban sendiri. Namun kita perlu sadar diri, cinta kita ke lawan jenis sering membuat kita muncul perasaan yang negatif. Bila begitu, tidak mustahil untuk sering marah dan membuat orang yang kita cintai jadi menangis.

Lalu apa hubungannya dengan defisini cinta yang akan dijelaskan disini? Baik, saya akan jabarkan definisi cinta di sini.

Artikel terkait: Arti Cinta Biologis dan Cinta Sejati

Apa defisini cinta? Hm... siap dengan jawaban saya?

Jawaban saya adalah, cinta adalah memberikan kebaikan. Ya, definisi cinta adalah memberikan kebaikan kepada orang yang kita cintai. Apakah anda setuju definisi cinta adalah memberikan kejahatan seperti sering memarahi, memukuli, dan lainnya pada orang yang kita cintai? Orang waras tidak akan setuju kalau definisi cinta adalah memberikan kejahatan.

Wah… wah... wah... Kira-kira orang yang suka memarahi orang yang dicintainya marah tidak ya dengan definisi ini? Jangan-jangan, anda sendiri yang marah karena definisi yang saya ungkapkan ternyata biasa-biasa saja dan tidak ada hal yang istimewa.

Terlepas siapa yang marah dengan definisi cinta ini, yang jelas anda harus setuju, apa sih yang diinginkan kita ketika mencintai seseorang? Apakah kebaikan atau kejahatan yang kita inginkan terhadap seseorang yang dicintai? Yang jelas anda lebih setuju bahwa kebaikanlah yang anda inginkan terhadap seseorang yang dicintai - terlepas ketentuan kebaikannya seperti apa.

Saya rasa munafik bila kita mencintai seseorang namun tidak memberikan rasa kebaikan kepadanya. Sebagai contoh anda mencintai mobil unik anda. Anda benar-benar mencintai karena memang mobil mahal yang diimpor dari Jerman. Maka anda akan merawat dengan baik mobil kesayangannya dan tidak boleh ada yang melukainya walau tembok yang tidak bernyawa. Anda akan marah pada siapa saja yang melukai mobil kesayangan anda.

Coba pikir secara waras, kira-kira anda sering berbuat jahat tidak dengan mobil kesayangan anda?

Lalu anda bandingkan mobil dengan manusia yang dicintai, kira-kira lebih sering memarahi seseorang yang anda cintai atau mobil yang anda cintai? Nah lho... Anda mungkin sekarang sedang mencari jawaban dengan terlebih dahulu memakai senjata “Tapi...”

- Tapi kan manusia adalah makhluk hidup yang punya sifat.
- Tapi kan manusia punya sifat negatif.
- Tapi kan manusia punya pikiran yang bisa membuat pikiran jadi negatif dan positif
- Tapi kan dia selingkuh
- Tapi kan dia tidak pernah berbuat baik pada saya...
- Tapi kan...
- Dan tapi lainnya...

Makanya, kita kembali pada definisi cinta akan tujuannya mendidik hati kita agar mencintai dengan kebaikan karena cinta adalah kebaikan. Karena berbuat baik itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bila definisi cinta adalah memberikan kebaikan maka kondisi pikiran bawah sadar kita akan terbimbing dengan definisi ini.

Di saat orang yang anda cintai sering marah dengan alasan bumbu-bumbu cinta, sering berbuat tidak baik pada anda maka ia sebenarnya tidak mengalami cinta yang sesungguhnya. Bila begitu, apakah anda harus membalas dengan hal serupa seperti yang ia lakukan? Bila sama-sama melakukan hal keburukan dalam percintaan, maka sama-sama tidak ada cinta yang sebenarnya. Yang ada hanyalah nafsu syahwat yang dilapisi nafsu keburukan.

Cinta itu sederhana. Cukup memberikan suguhan kopi manis dengan senyuman manis setiap hari pada kekasih. Atau memberikan kecupan di kening setiap bangun tidur. Maka ini sudah dianggap bentuk cinta. Karena memang yang ditunjukkan adalah kebaikan. Walau kebaikan yang diberikan hanya kebaikan biasa tanpa luapan nafsu biologis yang disebut cinta biologis.

Definisi cinta adalah memberian kebaikan. Seperti halnya cinta pada orang tua. Cinta pada orang tua cukup sederhana yaitu memberikan kebaikan padanya. Tidak ada cinta pada orang tua bila sering menyakiti orang tua walau bahasa lisan mengucapkan “Cinta”. Tidak harus hal spesial seperti gandengan tangan, jalan bareng dan lainnya sebagai bentuk cinta pada orang tua.

Begitu juga cinta pada kekasih anda. Tanpa perlu ada perasaan tertentu sebagai bentuk cinta biologis pada kekasih anda. Intinya kebaikan apapun keadaan perasaan anda pada kekasih.

gambar-gambar cinta

Dapatkan Langganan Seputar Cerita Arafah Rianti Dan Karya Tulis Lainnya