Tips Mencari Cinta Sejati

Cinta Sejati
Sering kebanyakan orang mengidam-idamkan kekasih yang memiliki cinta sejati padanya. Karena kekasih yang memiliki cinta sejati maka tidak akan selingkuh, tidak akan menyakiti dirinya dan tidak berbuat yang negatif lainnya. Karena cinta sejati adalah cinta yang sesungughnya pada diri seseorang bukan cinta karena harta, kecantikan atau jabatan seseorang.

Anda mungkin saat ini sedang berpikir mengenai kekasih anda. Anda bertanya-tanya mengenai cinta kekasih anda yang masih diragukan kesejatian cintanya. Bila anda bertanya di depan kekasih maka sudah menampar hati kekasih anda. Namun di sisi lain anda khawatir bahwa ia bukan cinta sejati anda.

Namun anda perlu bertanya, apakah anda sendiri sudah memiliki cinta sejati padanya? Anda mungkin bisa mengakatan bahwa anda memiliki cinta sejati padanya. Jelas, anda bisa mengatakan karena kekasih anda cantik, baik dan pintar. Namun ketika terjadi kecelakaan parah yang membuat kekasih anda cacat, apakah masih memiliki cinta dan kesetiaan? Anda yang bisa merasakan.

Cinta sejati memang sulit ditebak keberadaan dalam diri seseorang. Karena cinta sejati bukan ditandai dengan pandai berkata-kata. Kalaupun pandai berkata-kata pun tidak juga dianggap cinta tak sejati. Sehingga, memang sulit bila menelusuri secara batin.

Anda tidak akan tahu isi hati manusia kecuali secara lahir menunjukkan isi hatinya. Sehingga anda tidak bisa mengetahui cinta sejati seorang yang mencintai anda kecuali ia secara lahir menunjukkan cinta sejatinya. Bila anda sampai menelusuri sampai ke wilayah batin, maka tidak akan bisa.

Jadi, bila anda ingin mencari cinta sejati maka cukup melihat hati seseorang dari lahirnya saja. Maka dari itu, berikut yang bisa anda lakukan untuk mencari cinta sejati anda.

1.    Mengenai diri anda sendiri terlebih dahulu

Apakah anda pernah mengalami cinta sejati? Bila jawaban anda pernah, berarti sekarang anda sudah putus dengan pacar atau kekasih sah anda. Betul? Namun bila anda menjawab pernah dan masih berlangsung maka anda belum putus. Bagaimana bila kenyataan anda sudah mencintai seseorang berkali-kali? Apakah sudah dianggap mendapatkan cinta sejati anda?

Cinta sejati memang sulit dicari. Sulit dicari keberadaannya karena memang cinta sejati sulit juga dipelajari. Bila anda belum melatih untuk bisa membangun cinta sejati, tandanya ada banyak orang yang seperti anda juga.

Sehingga bila anda ingin mencari cinta sejati terlebih dulu mengenai diri anda sendiri dalam bercinta. Bagaimana sikap anda kepada kekasih? Bagaimana anda memandang sebuah hubungan? Bagaimana anda memandang masa depan setelah kematian? dan sebagainya. Anda perlu memahami hal ini.

Terkadang dan bahkan sering bahwa cinta sejati biasanya mengikuti hukum “kesamaan”. Orang baik akan berpasangan dengan orang baik pula. Ini akan timbul cinta sejati sesama orang baik. Begitu juga orang jahat akan berpasangan dengan orang jahat juga. Karena memang cinta sejati orang jahat sering ada di orang jahat.

Cinta sejati pun bisa berdasarkan hukum “pelengkap” atau “penyeimbang” . Pria yang suka marah-marah akan berpasangan dengan wanita yang super sabar dalam menghadapi kemarahan orang lain. Ada cinta sejati dalam hal ini. Namun dalam hal ini, cinta sejati hanya ada dalam salah satu orang saja bukan di keduanya.

Coba anda perhatikan betul mengenai diri anda. Bagaimana sikap anda terhadap wanita? Bila anda kasar terhadap wanita maka cinta sejati bisa ada dalam wanita yang menyabar dan tabah menghadapi kekasaran orang lain. Karena bisa jadi dengan kesabarannya anda bisa mengurangi kekasaran pada kekasih. Lalu muncullah cinta sejati pada kekasih anda.

2.    Mengenal tentang seseorang yang akan dijadikan kekasih resmi anda

Dalam proses pernikahan ada istilah “perkenalan”. Namun dalam hal resmi maka ikatan perkenalan disebut juga tunangan yang mempunyai status hukum legal dan tidak boleh diganggu orang lain. Berbeda bila lewat jalur tidak resmi seperti pacaran maka boleh diganggu orang lain selagi “tega berbuat”.

Intinya, entah pacaran atau tunangan maka bermaksud mengadakan perkenalan. Kita mencari cinta sejati maka sepatutnya dalam berhubungan tidak mengumbar sesuatu yang membangkitkan nafsu. Kalau sudah menjalin hubungan yang dicampuri “luapan nafsu” maka akal sehat tidak bisa mengenal mana cinta sejati dan mana cinta nafsu.

Mengenal diri seorang yang akan dijadikan kekasih anda adalah untuk mengesuaikan diri dengan keadaan diri anda. Hanya sekedar mengenal secara lahir tentang seorang yang akan dijadikan kekasih. Bila sudah mengenal maka anda bisa menyetujui atau tidak menjalin hubungan lebih lanjut.

3.    Adakan sebuah hubungan yang serius menuju pernikahan

Disini mengingatkan anda agar selalu berhubungan dengan niat serius menuju pernikahan. Tidak ada cinta sejati bila anda tidak serius dan calon kekasih resmi anda tidak serius dalam menuju pernikahan. Bila menjalin perkenalan hanya main-main dan belum berani membuat target menikah maka buat apa menjalin perkenalan seperti tunangan atau pacaran? Biasanya dilakukan anak ABG bila bersikap main-main.

Anda perlu memperhatikan dalam dalam hal sikap yang tidak anda setujui dan yang anda setujui pada calon kekasih resmi anda. Sikap yang tidak anda setujui biarlah anda menerima apa adanya dan sikap yang anda setujui maka sambutlah dengan penghargaan seperti memberi pujian dan lainnya.

Karena memperhatikan sikap seseorang dengan diri anda sendiri adalah penting sebagai proses pencarian cinta sejati. Logikanya sederhana. Bila anda tidak menyukai sebagian sikap alias sifat calon kekasih anda dan tidak menerima maka sampai kapanpun anda tidak akan cocok pada calon kekasih manapun. Cinta sejati adalah menerima apa adanya, buruk atau baik. Walau tidak harus menyetujui sikapnya yang anda anggap buruk.

4.    Kaitkan cinta sejati bersama kecintaan pada Tuhan

Rata-rata orang yang memiliki cinta sejati dalam dirinya dan mendapatkan cinta sejati dalam diri kekasih karena memang selalu mengaitkan rasa cintanya bersama kecintaan pada Tuhan. Orang berbuat baik karena Tuhan tidak akan selalu berbuat kasar pada kekasih. Karena tidak mungkin Tuhan meridhoi sikap orang yang selalu menyakiti orang lain.

Bila memang cinta karena Tuhan, maka tidak mungkin membuktikan kecintaan pada orang lain dengan kekasaran.

Semoga bermanfaat untuk cinta sejati anda. semoga anda mendapatkan cinta sejati anda.



Instagram @ubayzaman dan @arafahrianti (Runner Up SUCA 2 Indosiar)

Dapatkan Info Kiat Bisnis Terbaru Di Email Anda Senilai 250.000. Masukkan Email Anda, Gratis!